Sabtu, 11 Oktober 2014

Penerapan dan Fungsi Sirkulasi Air dalam sebuah Desain Lanskap


        Sirkulasi Air
Sirkulasi adalah prasarana penghubung vital yang menghubungkan berbagai kegiatan dan penggunan dalam sebuah tapak. Sirkulasi dapat juga digambarkan sebagai satu satunya cara seseorang untuk bisa mengalami sepenuhnya tapak dalam 3 dimensi. Jadi, Sirkulasi Air adalah  prasarana penghubung vital yang menghubungkan kegiatan dalam ruang lingkup hidrologi (air) atau pergerakan air dalam sebuah tapak.
Tinggi rendahnya atau jatuhnya air akan menimbulkan suara yang membuat perasaan tersendiri bagi orang yang menikmatinya. Selain itu, efek gemericik air menjadi kolaborasi yang apik antara rumah dan taman. Serta sebagai media komunikasi antara arsitektur dan lanskap dengan bentuk kekontrasannya yang alami.
Untuk harmonisasi, sebuah taman dapat memberi tambahan air yang menyatu dengan alam atau eksterior rumah. Banyak nilai positif yang biasa didapat dengan memanfaatkan air sebagai salah satu elemen pengisi interior rumah. Air memang dapat digunakan melengkapi ruang luar atau dalam. Taman halaman depan atau belakang terasa kurang lengkap jika tak ada unsur air. Ini berlaku juga bagi ruang-ruang di dalam rumah.
Berikut adalah beberapa penerapan sirkulasi air yang biasa diterapkan dalam sebuah desain, baik desain interior maupun exterior:
1.      Waterwall, yang menghasilkan gemericik yang cenderung tenang.
2.      Air terjun (Waterfall), Karena jumlah debit air yang keluar lebih besar, suara yang ditimbulkan lebih gemuruh.
3.      Watercurtain, air dialirkan melalui media berupa senar berbahan khusus atau curtain lace sehingga terlihat seperti tirai air
4.      Mini pond / Portable pond, untuk mengatasi keterbatasan lahan dan banyak yang tinggal di apartemen sementara di sisi lain memerlukan interaksi dengan alam, maka diciptakan jenis mini pond atau portable pond. Mini pond dapat dibongkar pasang dengan komponen berupa bak fiber glass, batu dan sculpture yang biasanya dijual dalam satu paket. Pada foyer biasanya dipasang mini pond sebagai meja konsol atau cermin. Agar permainan air lebih dramatis, sebaiknya ditambahkan efek lighting.
5.      Kolam renang (swimming pool), selain untuk mempercantik tapak dan menambah kelengkapan, kolam renang dibuat sebagai sarana untuk berolahraga yaitu berenang
Peranan Sirkulasi Air dalam sebuah Tapak
Dalam merancang sebuah tapak haruslah kita memperhatikan Aspek Sirkulasi, salah satunya Sirkulasi Air. Sirkulasi air memiliki peranan yang cukup penting dalam kelangsungan sebuah tapak. Berikut adalah beberapa fungsi atau peranan sirkulasi air dalam sebuah tapak:
1.      Barrier atau pembatas antar ruang
2.      Edging atau pembatas tepian ruang
3.      Eye catching atau focal point, pusat perhatian mata.
4.      Background atau latar belakang serta motion yang memberikan kesan hidup pada ruangan.
5.      Fungsi terapi di mana gerak dan aliran suara gemericik air membuat perasaan tenang dan tentram.
6.      Fungsi ekologis atau lingkungan hidup yang menyeimbangkan unsur alam dengan menyejukkan dan melembapkan udara di sekitar ruang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar