Sirkulasi Air
Sirkulasi
adalah prasarana penghubung vital yang menghubungkan berbagai kegiatan dan
penggunan dalam sebuah tapak. Sirkulasi dapat juga digambarkan sebagai satu
satunya cara seseorang untuk bisa mengalami sepenuhnya tapak dalam 3 dimensi.
Jadi, Sirkulasi Air adalah prasarana
penghubung vital yang menghubungkan kegiatan dalam ruang lingkup hidrologi
(air) atau pergerakan air dalam sebuah tapak.
Tinggi rendahnya atau jatuhnya air akan menimbulkan
suara yang membuat perasaan tersendiri bagi orang yang menikmatinya. Selain
itu, efek gemericik air menjadi kolaborasi yang apik antara rumah dan taman.
Serta sebagai media komunikasi antara arsitektur dan lanskap dengan bentuk
kekontrasannya yang alami.
Untuk
harmonisasi, sebuah taman dapat memberi tambahan air yang menyatu dengan alam
atau eksterior rumah. Banyak nilai positif yang biasa didapat dengan
memanfaatkan air sebagai salah satu elemen pengisi interior rumah. Air memang
dapat digunakan melengkapi ruang luar atau dalam. Taman halaman depan atau
belakang terasa kurang lengkap jika tak ada unsur air. Ini berlaku juga bagi
ruang-ruang di dalam rumah.
Berikut
adalah beberapa penerapan sirkulasi air yang biasa diterapkan dalam sebuah
desain, baik desain interior maupun exterior:
1. Waterwall,
yang menghasilkan gemericik yang cenderung tenang.
2. Air
terjun (Waterfall), Karena jumlah debit air yang keluar lebih besar, suara yang
ditimbulkan lebih gemuruh.
3. Watercurtain,
air dialirkan melalui media berupa senar berbahan khusus atau curtain lace
sehingga terlihat seperti tirai air
4. Mini
pond / Portable pond, untuk mengatasi keterbatasan lahan dan banyak yang
tinggal di apartemen sementara di sisi lain memerlukan interaksi dengan alam,
maka diciptakan jenis mini pond atau portable pond. Mini pond
dapat dibongkar pasang dengan komponen berupa bak fiber glass, batu
dan sculpture yang biasanya dijual dalam satu paket. Pada foyer
biasanya dipasang mini pond sebagai meja konsol atau cermin. Agar
permainan air lebih dramatis, sebaiknya ditambahkan efek lighting.
5. Kolam
renang (swimming pool), selain untuk mempercantik tapak dan menambah
kelengkapan, kolam renang dibuat sebagai sarana untuk berolahraga yaitu
berenang
Peranan Sirkulasi Air dalam sebuah
Tapak
Dalam
merancang sebuah tapak haruslah kita memperhatikan Aspek Sirkulasi, salah
satunya Sirkulasi Air. Sirkulasi air memiliki peranan yang cukup penting dalam
kelangsungan sebuah tapak. Berikut adalah beberapa fungsi atau peranan
sirkulasi air dalam sebuah tapak:
1. Barrier
atau pembatas antar ruang
2. Edging
atau pembatas tepian ruang
3. Eye catching
atau focal point, pusat perhatian mata.
4. Background
atau latar belakang serta motion yang memberikan kesan hidup pada
ruangan.
5. Fungsi
terapi di mana gerak dan aliran suara gemericik air membuat perasaan tenang dan
tentram.
6. Fungsi
ekologis atau lingkungan hidup yang menyeimbangkan unsur alam dengan
menyejukkan dan melembapkan udara di sekitar ruang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar